Saturday, March 6, 2010

Smells not good..

My Room 1:50 pm

Such a perfect weather out there.. Not so humit, not so hot, not so wet.. Just fit the mood of weekend.. Too bad the fact that me didn't have a chance to take bath this morning spoiled the moment.. Yeah, we reap what we sow.. Now I feel so sticky all over my body I can hardly type bcos my thumb stick with my phone's keyboard.. I can hardly get up bcos my back sticking so hard with the floor..iyuuhhh..

One more thing..I forgot to hijack the fingerprint machine..grrr..not only that..it happened that my mind is lost and random enough I forgot to mark my leaving with the machine..oh my..

-------------
Blogging directly from my mobile device.
RIM's BlackBerry 8520®

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

War with the machine..begin..

Department of radiology.. 8:25 am

I started my day with U2 and a morning so cold I didn't even have a gut to take a bath..yes..I went to the hospital, sexily unbathed.. Smell not bad.. Just a lil itchy on my back.. I can scratch it anytime or ask my friend to scratch it for me, or I can put my back against the wall, n scratch it up and down..no big deal..

This rotation in radiology has been fun so far..less demand, less stuffs, n the best part is, no night shift.. Yet, I hate it here for the use of fingerprint machine instead of punch-card for marking ur attendance..means that we have to provide our own finger punctually every morning and afternoon instead of arranging a special card-punching shift so we don't have to be at the department precisely at 8 every morning.. And fyi, from all departments here, radiology department is the only one use the god-damn-fingerprint machine..damn it!

Seriously, waking up so early isn't a big deal for me..the only thing that I fuss about is the obligation to exactly be here before8 everyday,just to put our damn finger on top of the god-damn-scanner.. Huuhhh..

Yes,I have to sacrifice some of my morning ritual..so I can be here. Before8..suuuchh aass..read the news, have a peaceful breakfast, I can't even have the sufficient quality time for pooop..I left those things start from monday..

There are some things missing..fuhh..and I feel empty..

Bbbuut..just like all weekends before this..every weekend always brings new inspiration, it's always been enlightening..

After googling around and digging inside the machine..finally we found out how to trick the scanner.. Haven't done though, maybe this afternoon, after the shift was over..

The war between human and machine,has just begin..

N I tell u my friend, no machine in this world could defeat our intellegence..

-end of random post-
Blogging directly from my mobile device.
RIM's BlackBerry 8520®

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Friday, February 12, 2010

Balada Ahmad Yusuf..:-)

Baru saja selesai jumatan.. Cuaca cilacap hari ini cukup bersahabat..berkah hari jumat nampaknya.. Walaupun aku sudah terlanjur pilek dgn ingus mbeleber kemana2 daritadi.. Tapi karena cuaca sedang bagus,aku jadi lumayan mood untuk bercerita..

Saat ini,aku di cilacap,menjalani minggu ketiga staseku di bagian mata.. Lumayan ga sibuk, gak banyak tanggung jawab seperti di stase besar lainnya.. Tapi kalau soal cerita, stase mata ga kalah menyisakan berbagai cerita lucu dan terkadang menyedihkan bagi kami kaum ko-ass..:-).. Dan dari sekian banyak cerita di stase mata ini,aku akan membagi satu cerita yg menurutku paling lucu,sekaligus paling ironis..*Zzzzz..* ok,here we go..


Alkisah, ada seorang ko-ass mata yg sedang stase luar kota di banyumas.. Sebut saja namanya Melati (bukan nama sebenarnya, nama sebenarnya itu Andina..wkwkwk..).. Melati bersama temannya Yossie (kalo ini nama sebenarnya..) Sedang jaga poli.. Apes, saat itu pasien poli mata sedang banyak2nya.. Semacam separuh penduduk banyumas sdg sakit mata saja.. Ada anak yg kemasukan serangga, mas-mas yg matanya mencolot, mbak-mbak yg -cantik sih- tapi belek'an..*grrr* sampai bapak2 yg membawa istrinya yg mata duitan, n ibu2 yg bawa suaminya yg mata keranjang.. Lengkaplah sudah semua pasien dengan segala keluhan mata ada di poli di hari itu..

Dan sebagai ko-ass yang mengemban tanggung jawab mulia menyelamatkan nyawa sesama dan telah bersumpah untuk memberikan yg terbaik buat pasien kapan saja dan dimana saja.. Andina, eh Melati, dan Yossie pun mengerjakan tugas mulia mereka sebagai ko-ass di poli yaitu.....Memanggil Pasien satu persatu... Ko-ass yg panggil pasien, dokter yg meriksa..pretty much a hard job for us eh..:p

It's hard..karena ada ratusan pasien, dengan ratusan tumpukan status, dan ratusan nama diatasnya.. Perlu konsentrasi tersendiri agar tumpukan status pasien itu bisa selesai dipanggil dan diperiksa dengan baik dan benar..

Satu,dua,tiga, sampai belasan status telah diselesaikan, puluhan nama telah dipanggil, Melati dan Yossie masih bisa dengan sempurna mengerjakan tugasnya.. Tapi..karena ko-ass juga masih manusia biasa.. Mereka juga bisa lelah dan letih, konsentrasi pun berkurang, terutama Melati, yg bernama asli Andina ini :p, cewek berjilbab yg rame bin bawel bin kocak yg selalu mengaku berasal dari kota metropolitan jakarta padahal aslinya Ciputat ini sedang capek2nya siang itu.. Menemukan nama pasien di berlembar2 status menjadi hal yg sangat sulit, karena memang nama pasien di status itu suka bersembunyi entah dimana.. Nah, di satu status pasien yg sedang dibawa Melati,kebetulan namanya emang susah dicari, tapi setelah berpeluh dan berusaha mati2an pantang menyerah, akhirnya Melati pun menemukan sebuah nama diatas status.. Senyumnya pun merekah, hatinya lega, dengan lantang dan penuh rasa bangga telah mengerjakan tugasnya dengan baik, Melati pun memanggil nama yg ada diatas status tersebut untuk masuk ke dalam ruang periksa...


"AHMAD YUSUFFFFF...!"


Hening.. Tak ada satupun pasien yg menyahuti panggilannya.. Tak ingin usahanya sia2, Melati pun memanggil sekali lagi, kali ini dengan suara yg lebih lantang dan lebih keras hingga terdengar sejauh 10km dari poli..


"AHMAADDD YUSSSUUFFF..!!!"


Senyap, Melati pun semakin bingung..kenapa tidak ada yang menyahut?? Belum selesai kebingungan melanda dirinya.. Seorang pasien yg sebelumnya sudah masuk kedalam poli dan menunggu untuk diperiksa tiba2 menyahut dan menegur Melati.. Dengan halus pasien itu berkata..


"Errr..mbak, bukannya itu nama dokternya yah??"


Jlegaaaarr!!! Bagai petir di siang bolong..Badai di pagi buta! Melati pun menyadari apa yang salah.. Dia menengok ke arah dr. Ahmad Yusuf Sp.M yg terhenti sejenak memeriksa pasien, terhenyak, tapi dengan tetap tenang dan cool, dokter spesialis mata yg dari awal minggu mendampingi Melati dan Yossie pun menyahuti panggilan Melati sembari mengangkat satu tangannya..*kereenn*

"Kyaaaaaa....Ampuuun doookkk..maaf, saya salah panggil pasieeeeennnnnn...!!!"

Grrrrrr.. Dan seisi poli mata pun penuh dengan tawa terpingkal2.. Menyisakan Andina, eh Melati, yang salah tingkah, dengan kebingungannya meminta maaf kepada dr.Ahmad Yusuf..

Dan Yossie, ko-ass kita yg satu lagi.. Tidak tau mesti bagaimana.. Menggelengkan kepala.. Tanda turut berduka.. Oh Melati..

Ps.. Foto di awal adalah foto melati (yg pake jilbab) dan yossie..

Cerita diatas berdasarkan kisah nyata.. Dan telah meminta ijin tokoh utamanya untuk dicantumkan ke dalam posting blog ini..:-)..



Blogging directly from my mobile device.
RIM's BlackBerry 8520®

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Thursday, February 11, 2010

Flight of ideas..

At the moment..I feel like burst of ideas coming through my small head.. Streaming through my vein and artery..leaving a big question with the biggest question mark in my head..

What am I supposed to do with those ideas..??

Those are not a structured ideas as they are so diverse,so random.. Starting from my plan in selling my products, till the newest spaceport will be built in biak..from an idea to help my grandma selling her mushroom (literal mushroom ok,not the one that makes us fly high:p) till my plan to build a library..oh.God..so random..

So what's next? I think I will just leave my head to take its peace for a while..take a deep breath..than start jotting down all the ideas on a paper,make it more well-structured..n decide what to do,when, n how am I gonna do with all those stuffs inside my head..


So folks, wish me all the luck..
:-)..



Blogging directly from my mobile device.
RIM's BlackBerry 8520®

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Wednesday, February 10, 2010

Here I am,Cilacap..

Seperti biasa..lama tidak bercuap2 di blog sendiri.. Entah kenapa,sulit menemukan ritme yg pas untuk menulis dan mempublikasikannya via blogger.. Ditambah lagi sekarang ada what's so called microblogging macam twitter.. Semakin sulit lah diriku mendapatkan energi untuk posting.. Jaman emg makin canggih..sekarang posting blog aja bisa dicicil..per 140karakter via twitter..:-)..

Dan seperti tercantum di judul..here I am,in cilacap..a small coastal town which appears as a long pimple or papilloma below the island of java..(If u looked at it via google maps,hee)

In the middle of the day here..the weather is sooooo extremely super hot,that u'll forget if the hell ever exists..T.T.. Mak! Asli panas..kayaknya org2 disini ga pernah masak pake kompor.. Cukup menaruh wajan berisi minyak di halaman depan rumah di siang hari..taruh tempe mentah yg ditepungi, n voila!! Jadilah mendoan yg terkenal itu..*Grrrr*..

Walaupun panas, dan susah air, dan panas, dan susah cari tempat makan, dan ga ada tivi di mess, (have i mentioned panas?oh sudah..), I always enjoy being here.. Seperti layaknya kota2 kecil lainnya di negeri ini,nyaman dan ramah.. Kenyamanan dan keramahan di kota ini sangat mendarah daging membabi buta merasuk kedalam sanubari warganya, hingga kita akan menemukannya dimana2, bahkan di tempat yg bagi kita para dokter muda, cukup mustahil menemukan secercah senyum didalamnya.. Nope, bukan Nusakambangan.. Tapi.. *eng ing ennnnggg* Rumah Sakit!!! *jreeennggg!!! Hmm..gak cukup kaget yah??*

Oke,sekilas saja..bagi kita para ko-ass.. Rumah Sakit dimana kita praktek adalah sebuah tempat penyiksaan.. It's like a purgatory for us to pay what we've done before in medical school, right or wrong, we're still under the pressure.. Ko-ass ga pernah benar,,that's rule no1, dan ketika ko-ass benar, pls refer to rule no1.. Memang ada alasan kenapa kita dipanggil ko-ass, sesuai singkatannya Kumpulan Orang-orang yang Selalu Salah.. Kita adalah org2 yg tertindas (haha), the bottom of the caste, the bottom of the food chain.. Maka senyum ramah dan sapaan lembut dari (terutama) perawat, residen dan staff, adalah oase bagi kami org2 tertindas, rasanya mungkin seperti joko tingkir yg menemukan selendang bidadari di pancuran tujuh..*hayah*

Dan di rumah sakit umum daerah cilacap ini lah, para ko-ass bisa menemukan oase itu.. Nurses here are so nice,so kind they make us feel as if we were their sons or in-laws (errrr..).. They offer us food, ask nice things, letting us to use their bike, and -this is the nicest part- they never ask us to do silly things in the ward like, "mas koaaass, itu ya urin bagnya bapak di kmr 11 dikosongkan.." Or "mas koaass, itu spesimennya dibawa ke lab".. Some of them even give us the highest appreciation could ever given to the kind of us..by calling us..."Dok.." Yeah baby,this is heaveenn..haha..

Jadi,lupakan mess yg dibawah standar (denger2 bagusan penjara nusakambangan malah), udara panas, dan fakta dimana aku terjebak bersama dua koas jahanam lainnya, marvin dan chandra, haha!.. Cilacap always provides me a silent and peaceful sanctuary..

This feeling of peace, is emanated practically from anywhere, from the smile of nurses, laugh of the old fisherman, from the hot weather, from the kids, n of course, from the divinity raised from one of God's miracle on earth.....Martabak Alaska...*droooooolllinnnggg*

Ps.gambar di awal posting adalah gambar mess ko-ass cowok rsud cilacap..

Blogging directly from my mobile device.
RIM's BlackBerry 8520®

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Testing mobile blogging..

Tes tes..


Blogging directly from my mobile device.
RIM's BlackBerry 8520®

powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Thursday, December 10, 2009

Titik terendah..




Saat kita berada di titik terendah.. saat itu lah kita menjadi sangat lemah.. berjalan tanpa arah.. dan sangat riskan berbuat salah..

Titik terendah adalah suatu masa dimana segalanya terasa sangat susah.. sangat tidak adil, sangat berantakan.. Satu persatu masalah berdatangan, tanpa satu pun petunjuk yang bisa kita lihat dengan jelas, tentang bagaimana cara melewatinya..

Dari kecil sering aku terpaksa berhadapan dan jatuh di titik terendah. hidupku sederhana saja sebenarnya.. tapi kesederhanaan dalam hidupku, adalah sebuah komplikasi.. Komplikasi yang sering membuatku jatuh dalam jurang kecemasan, lembah ketakutan.. jatuh dan susah untuk kembali berdiri, itulah aku dan titik terendahku..

Sudah begitu, saat aku berada di titik terendah, aku pun banyak melakukan salah-salah langkah, salah langkah yang pada akhirnya membuatku terjatuh semakin jauh, tertatih-tatih menahan perih. Apa lagi yang bisa kukatakan, titik terendahku selalu membutakan mataku, menutup pikiranku, menghapus akalku.. benar dan salah menjadi sangat tak terarah, tidak jelas mana yang hitam, mana yang putih, mana baik, mana buruk.. Yang ada hanya kecemasan dan usaha membabi buta tak jelas arah, untuk bisa keluar dari titik terendah..

Every mistake has its own consequences..


Aku terbiasa beradaptasi dengan konsekuensi kesalahan2 yang aku lakukan.. dan aku selalu bisa membayar segala salahku dengan kompensasi setimpal. tapi semakin kesini, semakin aku tau, bahwa cobaan yang aku hadapi semakin besar.. semakin besar. dan semakin besar pula kemungkinanku untuk jatuh kembali ke titik itu, titik terendah.

I do mistakes, some of them are reasonable, but there are few of them, that are just so intolerable.


Sebenarnya aku merasa tersanjung.. dengan segala cobaan yang aku hadapi sekarang, dengan segala kesalahan yang telah aku lakukan selama ini.. Tersanjung karena Tuhan begitu yakin pada diriku.. begitu yakin aku cukup kuat untuk menghadapi segala cobaan yang Dia berikan, dan begitu yakin aku cukup mampu untuk membayar apapun kesalahan yang telah aku perbuat.. (which is maybe why He let me to make those mistakes in the first place)..

This time, i do really need miracles..


Mungkin ini sebuah peringatan..yang aku hadapin ini sungguh sebuah pengingat.. Bahwa keajaiban itu sungguh masih ada.. sebelum aku asyik dengan duniaku sekarang, i used to believe that miracle exists.. Tapi kemudian aku terlalu yakin dengan logika dan wawasan yang aku miliki, bahwa segalanya haruslah bisa diterima dengan logika dan akal sehat,,i guess i'm just too proud of myself.. lalu aku tidak percaya lagi bahwa keajaiban itu ada..

Ya inilah, God's calling. Dia sedang mengingatkanku, bahwa hei denta, keajaiban itu masih ada lho, dan kamu adalah salah satu dari 6 milyar manusia di bumi ini, yang butuh itu. dan keajaiban itu datang dari Aku, Tuhanmu..

Ahh, sungguh ajaib kehidupan ini. Tuhan, maafkan aku, aku belum pernah menjadi hambamu yang baik seutuhnya.. Now im answering Your call..

Kalau dibiarkan, titik terendah ini benar2 bisa memporak porandakan hidupku.. tapi as ive been told, orang sukses adalah orang yang bisa mengendalikan suasana hatinya, moodnya, atau apapun itu istilahnya.. and here i am, trying my best to control my mood.. my feeling.. Jangan kaget kalau aku masih bisa tersenyum di balik galauku.. atau tertawa dibalik rintihanku.. it's just soooo mee.. and am so proud of that..


Aku dan kesalahan2ku, aku dan titik terendahku..



ps. please no more stupid mistakes Denta..those mistakes are just too painful,,too unacceptable.. unreasonable..

ps. dan semoga semua ini bisa aku lewati dengan baik.. keajaiban, bangunkan aku dari keacuhanku, dari ketidak tahuanku, dan ketidak tentu arahku..